Beras Berbahaya Di Temukan Di Malang

Karmet News,(6-7-2017)

Polisi mengendus adanya praktek nakal pabrik pengolahan beras dengan bahan berbahaya mengunakan cairan Kimia. Pabrik beras tersebut berlokasi di Desa Pringu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang, Senin siang  melakukan pengrebekan pabrik milik Warsito dengan di saksikan Perangkat Desa setempat serta warga masyrakat sekitar yang ikut melihat proses penggrebekan dari kejahuan.

Dalam penggerebekan ini polisi menemukan 140 ton beras tak layak konsumsi yang nantinya akan diolah seolah-olah menjadi beras layak konsumsi. Serta puluhan ton beras yang sudah di poles dan di kemas dengan merek Jagung Mas dibungkusnya tertera tulisan tanpa pemutih.

Menurut Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, Penggerebekan dilakukan setelah polisi melakukan investigasi dan mendapati penggunaan bahan kimia berbahaya dalam proses pengolahannya. Bahan kimia tersebut berfungis untuk memutihkan dan menghaluskan beras, membersihkan kutu pada beras berkualitas rendah sehingga beras tersebut terlihat menjadi putih dan bagus.

“Pelaku ini mendapatkan bahan beras berkualitas rendah dari wilayah Malang dan sekitarnya, seperti daerah Jombang dan Ponorogo. Setelah mendapatkan beras dengan kwalitas rendah kemudian diolah menggunakan cairan kimia berbahaya yang tak aman untuk konsumsi”.

Setelah di cek ternyata pabrik pengolahan beras ini tidak mengantongi ijin sama sekali. Hal tersebut disampaikan Kabid Perekonomian Dinas Perizinan Kabupaten Malang, Umi Uswatun Khasanah.

Polisi menyita beberapa sample beras dan sejumlah jerigen cairan yang diduga bahan kimia, hal itu dilakukan guna penyelidikan lebih lanjut, dan untuk sementara petugas menghentikan proses pengolahan hingga mendapat hasil tes laboratorium.

Jika berkaca pada kasus diatas kemungkinan hal tersebut bisa terjadi juga di daerah-daerah lain dengan modus atau pola yang mirip. Untuk itu perlu di lakukan kerja pengawasan yang lebih agar masyrakat umum tidak di rugikan dengan adanya beras berbahaya ini. Karawang terkenal dengan daerah lumbung padi dan tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi disini jika petugas terkait tidak melakukan pengawasan exstra terhadap pabrik pengiligan yang ada karena disini stock beras, baik dengan kwalitas baik atau jelek sangat melimpah.

Semoga hal tersebut menjadi bahan masukan berharga bagi petugas pengawas yang dalam hal ini Dinas Perijinan dan Pertanian agar lebih giat melakukan proses pemantuan dan pengawasan terhadap mutu dan kwalitas dari pabrik-pabrik beras yang ada di Karawang.

Liputan :Opik/Sugik

 

Baca Juga!

Ribuan Umat Islam Karawang Aksi Tolak LGBT, Tuntut Bupati Keluarkan Perda Atau Perbub

Karawang – Umat Islam Karawang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA) menolak kesetaraan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *