Bentuk Ketidak Adilan, ACTA Siapkan 20 Pengacara Untuk Kasus Ahmad Dhani

KARMET NEWS – Setelah sempat dikembalikan oleh Kejaksaan, Polres Metro Jakarta Selatan, dalam hal ini sebagai Penyidik ahkirnya melengkapi dan melimpahankan berkas tahap 2 tersangka kasus ujaran kebencian dengan tersangka Ahmad Dhani ke Kejaksaan. Berkas dinyatakan lengkap atau P-21 dan siap untuk disidangkan.

Menyikapi hal ini, Kami mencoba meminta keterangan dari kuasa hukum Ahmad Dhani yang tergabung dalam ACTA yaitu Habib Novel Bamukmin SH, menyikapi perkara ini tersebut dan berikut keteranganya.

            Habib Novel Bamukmin S.H

“Iya betul berkas sudah P21 dalam kasus yang disangkakan yaitu ujaran kebencian. Disini kami selaku kuasa hukum menanggapi kasus ini sangat dipaksakan dan merupakan bagian dari kriminalisasi kepada aktivis, seperti yang terjadi kepada aktivis yang lain.” Ungkapnya, Sabtu (10/03/2018).

Sementara itu ACTA selaku bagian dari kuasa hukum telah menyiapkan sekitar 20 orang pengacara.

“Kuasa hukum ada 20 orang pengacara dari ACTA dan termasuk saya,” jelasnya.

Ahmad Dhani sendiri menilai kasus yang menjeratnya adalah bentuk dari perlakuan yang tidak adil.

“Ini bukti bahwa ada rezim pembela penista agama,” terangnya singkat kepada karawangmetro.com.

Seperti diketahui, Dalam pelimpahan tahap dua ini, barang bukti yang diserahkan diantranya berupa sim card yang digunakan dalam perkara yang disangkakan yaitu menyebarkan ujaran kebencian di media sosial. Sebelumnya diketahui musisi Ahmad Dhani dilaporkan terkait kasus ujaran kebencian mengenai tulisan yang diunggah pada akun media sosialnya.(Ns)

Baca Juga!

Kasus Kekerasan Terhadap Hitler Nababan, Polres Karawang Tetapkan Dua Tersangka

KARMET NEWS – Buntut dari kasus pengeroyokan anggota DPRD Karawang, Hitler Nababan ahkirnya pada Rabu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *