Novel Bamukmin SH. Satu Dari Kanan

Banner Bergambar Habib Rizieq Dicopoti Panwaslu Kota Bekasi, Tim Kuasa Hukum Paslon “NF” Akan Laporkan Panwaslu

KARMET NEWS – Tahap kampanye pemilihan Walikota Bekasi mulai panas. Panwaslu Kota bekasi mencabut APK (Alat Peraga Kampanye) yang dibuat oleh simpatisan dari Paslon Nomer urut 2 Wali Kota Bekasi, Nur – Firdaus yang diusung oleh partai Gerindra dan PKS.

Sebagaimana diketahui, Banner alat Peraga Kampanye kampanye (APK ) milik Pasangan Calon Nomer 2 Walikota Bekasi Nur – Firdaus yang bertuliskan dengan konten ” Saya titipkan warga Muslim Bekasi kepada Nur Supriyanto” dicopoti oleh petugas Satpol PP Pemkot Bekasi pada Jumat, 23 Maret 2018.

Menanggapi hal yang demikian, Ketua Tim Hukum Pembela Calon Walikota Bekasi, Damai Hari Lubis dan H.Novel Bamukmin S.H, akan melakukan upaya proses hukum jika setelah dikaji terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh Panwaslu Bekasi dan pihak yang terkait.

“Kita akan mengkajinya sesuai dan merujuk pada perundang – undangan pada perangkat peraturan yang berlaku terkait tentang penyelenggaraan Pilkada. Dan bila benar ada pelanggaran yang dilakukan, baik dilakukan oleh pejabat Petahana atau oleh Panwaslu Kota Bekasi, Maka kami selaku kuasa hukum akan melakukan upaya hukum berupa gugatan, baik perdata maupun pidana terhadap oknum Panwaslu dan Pejabat Petahana Walikota Bekasi yang telah mencopot tanpa izin serta tanpa hak. Pencabutan yang dilakukan dengan sewenang-wenang oleh aparat Pemkot Bekasi melalui petugas Satpol PP, dimana pencabutan tersebut sebelumnya tidak ada teguran atau peringatan dari Panwaslu Bekasi terhadap Nur Supriyanto selaku calon Walikota Bekasi.” Terang Novel Bamukmin S.H kepada karawangmetro.com, Minggu, 25 Maret 2018, saat dikonfirmasi terkait masalah ini.

Diakui oleh klien kami, bahwa banner sebagai Alat Peraga Kampanye (APK ) milik pasangan Calon Walikota Bekasi Nomor urut 2, Nur Supriyanto dan Firdaus, pasangan yang diusung oleh partai Gerindra dan PKS, kemungkinan besar banner tersebut dibuat oleh para simpatisannya, dan dirinya merasa tidak ada yang keliru maupun salah terhadap isi kalimat atau konten yang ada pada banner APK yang dicabut tanpa hak tersebut, terangnya.

Masih menurut Novel Bamukmin S.H, Selaku kuasa hukum, yang tertulis pada banner APK , hanyalah berupa konten yang berisi dukungan dari tokoh Kharismatik Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar Ummat Islam di tanah air. Terkait akan hal itu menurut kami secara hukum adalah hal yang lumrah tidak ada pelanggaran didalamnya dan itu adalah sebagai bentuk endorser sebagai haknya Sang Imam itu sendiri untuk mendukung siapa yang akan didukungnya sebagai Calon Walikota yang kelak akan diamanahi terhadap tugas- tugas serta kewajiban selaku pemimpin yang akan diemban sebagai walikota Bekasi 2018 – 2023,” Pungkasnya.(Ns)

Baca Juga!

Ponpes AN NIHAYAH Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Berkomitmen Jaga NKRI Dan Jadi Santri Mandiri

Karawang – Para santri di sejumlah daerah memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, pada Senin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *