Anton Charliyan : 40 Persen Warga Jawa Barat Terkontaminasi Faham Radikalisme, 80 Persen Pelaku Bom Bunuh diri Dari Jawa Barat

KARMET NEWS, (13/05/2018) – Calon Wakil Gubernur No Urut 2, Anton Charliyan menjanjikan program paket umroh gratis bagi 200 orang setahun.

Janji itu diutarakan Kang Anton saat menyapa ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Baitul Rahman Batununggal Indah kota Bandung pimpinan Hj. Yati, Sabtu (12/05).

“Insya Alllah ibu-ibu akan umroh gratis, dikocok karena ada anggaran 200 orang satu tahun bagi tak terkecuali bagi Majlis Ta’lim Baitul Rahman Batu Nunggal Indah,” kata mantan Kapolda Jawa Barat ini seperti diberitakan RMOL Jabar.

Kang Anton menyampaikan kondisi ironi yang tengah dialami umat Islam saat ini. Umat Islam, terangnya, mudah terbelah, persatuan atau Ukhuwah Islamiyah dengan mudahnya di cerai berai oleh kekuatan pihak lain yang sangat menginginkan umat Islam saling bertentangan.

“Ukhuwah Islamiyah sekarang banyak yang saling bertentangan, banyak yang saling tuduh, saling curiga, mengkotak-kotakkan, saling mengagungkan golongan. Besarnya Islam itu karena persatuan, kekuatan itu adanya di dalam kebersamaan,” ungkapnya.

Masih menurut Kang Anton, Jawa Barat dikenal sebagai pusat radikalisme dan Intoleransi dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Dan itu bertentangan dengan semangat diturunkannya Islam, dimana Islam sebagai agama yang mengajarkan Rahmatan Lil ‘Alamin, Islam yang cinta damai.

“40 persen (penduduk) Jabar terkontaminasi,” ungkapnya.

Belakangan banyak pihak yang mudah mengatasnamakan Islam, gerakan-gerakan radikal sporadis dimunculkan dengan mengklaim bahwa itu sebagai ajaran Islam.

Bahkan, dengan mudah menghembuskan opini tentang aparat kepolisian. Kepolisian, kata Kang Anton, di mata mereka dianggap sebagai musuh.

“Katanya polisi tidak beragama, anti ulama, anti Islam, katanya togut. Itu tidak benar!” tegas Kang Anton.

Hasil analisa dan kajian, sebut Kang Anton yang pernah menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri, Jawa Barat merupakan wilayah nomor 1 dari gerakan radikalisme di Indonesia.

“80 persen dari Jabar bom bunuh diri. Itu bukan jihad. Kami akan berjuang untuk menumpas radikalisme. Saya tidak ingin Islam seperti (negara-negara) Timur Tengah yang kebanyakan penganutnya adalah gerakan politik dan merasa paling Islami,” papar Kang Anton.

Dalam kesempatan tersebut Kang Anton Charliyan juga memaparkan program-program unggulan pasangan Hasanah untuk warga Jawa Barat jika nantinya terpilih.

 

Sumber : rmol.co

Baca Juga!

Tugas Gubernur Bukan Hanya Menjaga Keamanan! GPII Karawang dan Jabar Menolak Pati Aktif Rangkap Jabatan di Pemerintahan

KARMET NEWS – Konstelasi politik di Jawa Barat (Jabar) bisa dianggap barometer politik nasional. Bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *