Adanya TPS Liar di Tegalsawah Bikin Resah Warga

KARAWANG – Munculnya tempat pembuang sampah (TPS) di areal saluran pembuang ”Kocon” Desa Tegal Sawah, Kecamatan Karawang Timur, Karawang bikin resah warga. Pasalnya, sejak adanya TPS yang berada di lokasi perbatasan antar Desa Tegal sawah dengan Desa Purwamekar, Kecamatan Rawamerta. Khususnya mereka yang bermukim di Dusun Tamiang Desa Purwamekar kehadiran TPS yang diduga illegal tersebut telah menggangu aktivitas warga.

Salah satu tokoh masyarakat Dusun Tamiang, Ijang B.H.Y turut angkat bicara mengenai adanya TPS yang lokasinya tak jauh dari kegiatan BBS 3. Menurut Ijang, jika hal ini dibiarkan tanpa ada tindakan dari perangkat desa tetangga, yakni Desa Tegalsawah maka hal tersebut dapat memicu gejolak soial di masyarakat.

” Perlu ada tindakan konkrit dari perangkat desa, karena lokasi TPS berada di wilayah administrasi Desa Tegalsawah, maka harusnya merekalah yang bertanggungjawab menertibkan TPS liar tersebut,” kata Ijang saat ditemui usai mengkitu kegiatan minggon desa, Rabu, (22/11).

Lebih lanjut Ijang B.H.Y menuturkan,  keberadaan TPS sejaka tiga bulan terakhir yang lokasinya di bantaran saluran pembuang (Kocon) dikhawatirkan akan berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan warga.

Tak hanya itu, adanya TPS juga dapat mengaggu areal lahan pertanian, karena tidak tertutup kemungkinan di lokasi TPS akan bermunculan tikus yang dapat menganggu tanaman padi milik petani.

” Dampak adanya TPS sangat komplek, selain penyakit juga dapat terjadinya banjir, karena lokasi TPS berada di tanggul saluran pembuang,”ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil pengamatan di TPS tersebut tertimbun sampah yang di buang oleh orang yang tak bertanggungjawab adalah sampah berjenis sampah limbah rumah tangga, dan sampah bekas sisa catering.

”Saya menduga sampah-sampah yang dibuang di TPS dadakan itu ada oknum yang mendapat koordinasi dari pihak peruahaan catering, karena kelihatannya aman-aman saja tanpa ada tindakan dari pihak perangkat”keterangan Ijang tanpa merinci siapa oknum yang membuang sampah di lokasi tersebut.

Di tempat terpisah, Sekretaris Desa Tegalsawah, Karsid M saat dikonfirmasi Karawang Metro di ruang kerjanya, pihaknya mengaku tidak tahu bahwa di lokasi wilayahnya ada TPS yang menjadi gunjingan masyarakat Desa Purwamekar.

” Kami belum melihat ada TPS di lokasi saluarn pembuang (Kocon). Kami pikir yang buang sampah di lokasi tersebut adalah masyarakat Dusun Tamiang. Masyarakat kami tak pernah buang sampah di situ, mungkin masyarakat dari luar Desa Tegalsawah,”ujar Karsin M.

Guna mengatasi agar warga tidak membuang sampah disembarang tempat, apalagi di saluran pembuang pihaknya akan berupaya mengusulkan agar dibangunkan tempat pembung sampah (TPS) secara resemi kepada pemerintah Kabupaten Karawang. Namun, sejauh ini usulan pembangunan TPS masih dalam kajian.

” Dengan adanya pembangunan TPS diharapkan tak ada lagi masyarakat yang membuang sampah atau limbah rumah tangga secara sembarangan,”tutur Karsid menandaskan. (Endang.S)

Baca Juga!

Ponpes AN NIHAYAH Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Berkomitmen Jaga NKRI Dan Jadi Santri Mandiri

Karawang – Para santri di sejumlah daerah memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, pada Senin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *