​Menunggu Waktu Berbuka Puasa Sambil Bermain Panahan

Karawang, Karmet News,04/06

Inilah salah satu kegiatan sejumlah warga di Kabupaten Karawang untuk mengisi waktu di sore hari menjelang berbuka puasa. Berbeda dengan kegiatan masyarakat di daerah lain pada umumnya, mereka menunggu waktu berbuka puasa dengan cara bermain panahan.

Bertempat di lapangan Masjid Aliyah Kota Karawang, para warga terlihat sangat antusias memanah dengan sasaran yang telah dibuat oleh DKM masjid setempat secara bergantian. Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa dengan cuaca sore agak terik terlihat para peserta begitu bersemangat.

Peserta yang bermain panahan merupakan warga sekitar masjid dan daerah lain yang sengaja datang bersama keluarganya untuk mengikuti acara. Tiap hari jumlah peserta bisa mencapai 70-80 orang yang mendaftar. Para penggemar panahan terdiri dari berbagai profesi dan tingkat usia dari pantuan Team Karmet terlihat perempuan juga ada yang mengikuti acara ini.

Ketua DKM masjid Aliyah Ust Ghofir mengatakan, Ia bersama rekan-rekannya berinisiatif untuk mengadakan acara ini agar masyrakat yang menunggu waktu berbuka puasa mengisi waktu luangnya dengan kegitan positif. Selain itu DKM masjid Alliyah juga mengadakan ceramah agama dan pihak DKM juga menyediakan tajil gratis bagi jamah yang ingin berbuka puasa di masjid.

Sementara salah seorang peserta panahan Habib mengaku, Ia termotivasi untuk bermain panahan karena permainan tersebut dianjurkan oleh Rasulullah.

Pengalaman baru saat mengisi datangnya waktu berbuka puasa dengan olahraga panahan memang memberikan nuansa tersendiri. Bagi anda yang ingin merasakan sensasi dari olah raga panahan sambil menunggu saat berbuka puasa bisa datang ke Masjid Aliyah setiap hari Sabtu sehabis Sholat Ashar. Sedangkan untuk biaya yang dikenakan relatif murah hanya Rp 15.000 sekali sesi panahan dengan 6-5 busur anak panah.

Liputan:Ns/Agung

Baca Juga!

LSM Sepetak Nilai Pernyataan Bupati Cellica Soal Rekrutmen Tenaga Kerja Dianggap Rasis

KARAWANG- LSM Sepetak menilai kurang tepat dan berbau rasialisme ungkapan Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *