Berdirinya Rumah Sakit Paru Jatisari- Karawang, Diapresiasi Tokoh Pemuda Dan Warga

KARAWANG – Rencana Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mewujudkan adanya Rumah Sakit Paru di Desa Jatisari Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang, mendapat Apresiasi dari 14 Desa dan Warga masyarakat Kecamatan Jatisari  dengan didirikannya RS sepesialis tersebut, keberadaanya sudah banyak diketahui masyarakat luas, termasuk sumber anggarannya, yang bersumber dari pemerintah pusat, yaitu pembagian Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) dari Provinsi Jawa Barat.

Rumah sakit paru akan di bangun di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar, nampak bentangan garis menggunakan tali sebagai tanda bahwa Masterplan atau Detail Engginering Development (DED) akan segera direalisasikan di lokasi tersebut.

Tokoh pemuda dilingkungan Jatisari mendukung keberadaanya RS Paru. Keberadaanya Rumah Sakit Paru di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah lama dinanti masyarakat Karawang khususnya Jatisari.

”Saya sebagai tokoh pemuda Jatisari, mengapresiasi dengan adanya Rumah Sakit Paru di Jatisari, tentunya hal tersebut sangat diharapkan berdampak baik terhadap perkembangan wilayah Kecamatan jatisari, dan tentu sangat diinginkan adanya RS Paru sebagai sarana fasilitas dalam menjaga kesehatan masyarakat akan semakin terjamin,” ungkap Jepri yang merupakan salah seorang tokoh pemuda dan Karangtaruna Desa Jatisari, saat ditemui di Lokasi Proyek Rumah Sakit Paru

Masih menurut Jepri, ” Rumah Sakit Paru tentunya milik negara, karena dananya bersumber dari negara wajar kalau semua elemen mengawasi, namun untuk membangun seyogyanya tidak perlu dihambat bahkan harus didukung karena hal ini untuk kepentingan umum. Apalagi kalau kita mengacu kepada pernyataan Presiden RI Bapak Ir. H Joko Widodo yaitu menuju Indonesia sehat, untuk menjadi manusia sehat tentunya harus ada tempat pelayanan kesehatan yang memadai, salah satunya yaitu RS Paru,” terangnya.

Saya sangat senang sekali dan bangga akhirnya rumah sakit Paru Jatisari, Kabupaten Karawang akan terwujud karena dulu saya di bagian anggaran sebagai perumus dan pencetus berdirinya pembangunan RS paru. Anggaranya dari pembagian Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) dari Provinsi Jawa barat, tahun 2013 anggaranya sudah ada yaitu 100 Milyar, ujar Drs H Deden Darmansah Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa barat dan merupakan tokoh masyarakat Karawang

“Dan saya mengharapkan kepada semua masyarakat Kabupaten Karawang untuk kerjasamanya agar pembangunan Rumah sakit Paru berjalan lancar, tidak ada yang mengganggu pengerjaan proyek RS Paru tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama Humas PT Amarta Karya, sangat berterima kasih Kepada para Kepala Desa se-Kecamatan Jatisari, Drs Deden Darmansah mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, tokoh masyarakat dan Tokoh pemuda yang telah mengapresiasi dan merespon baik pembangunan Rumah Sakit Paru Jatisari – Karawang yang berada di Desa Jatisari dengan luas tanah 1,5 hektar. Sedangkan untuk pengerjaan pembangunannya sekarang baru tahap Bowplank, pengurugan jalan lintas Proyek. pengurugan jalan lintas proyek. Untuk pelaksanaan pengerjaanya 13 Bulan terhitung dari bulan Juli 2018 sampai bulan Agustus 2019, terang Rudi.

Saya berharap untuk kerjasamanya kepada Para Kepala desa dan tokoh Masyarakat dan tokoh pemuda, dan semoga bisa memberikan manfaat dan bisa memberikan dan membuka lapangan Kerja bagi warga lingkungan yang mau bekerja di proyek pembangunan Rumah sakit Paru Jatisari, ujar Rudi.(Ns/Dg)

Baca Juga!

KKN Mahasiswa UNSIKA 2019 Gelar Sosialisasi Tentang Pertanian Dan Penegakan Hukum Lingkungan

KARAWANG, 11/07/2019 – Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengadakan kegiatan Sosialisasi mengenai Sektor Pertanian dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com