ASPIKA (Aliansi Pergerakan Islam Karawang) Apresiasi Langkah Kemenag Terkait Pelayanan Jama’ah Haji Tahun Ini

Karawang – Musim Haji Tahun 2019 Karawang mendapat kuota jama’ah sebanyak 2.185. Kalau dilihat minat masyarakat karawang untuk berangkat ke Tanah Suci cukup tinggi. Melihat antusiasme masyarakat tersebut Kementrian Agama (Kemenag) Karawang berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para  jama’ah. Dan tentu dalam memberikan pelayanan kepada para jama’ah calon haji berpedoman pada regulasi yang ada.

“Minat masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci Makkah cukup tinggi,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, Jawa Barat,  H Sopian, Senin (08/07/2019) kemarin.

Banyaknya umat islam karawang yang ingin menunaikan haji terbukti dari banyaknya daftar tunggu haji di wilayah Karawang, dimana hingga pekan pertama Juli 2019, tercatat daftar tunggu haji mencapai 34.241 orang.

“Mereka yang masuk daftar tunggu itu akan berangkat sampai tahun 2035,” katanya.

Pada musim haji tahun 2019 kuota jamaah calon haji asal Karawang sebanyak 2.185 orang. Tapi yang bisa berangkat ke Tanah Suci sebanyak 2.177 orang. Sisanya delapan orang tidak bisa diberangkatkan karena mereka menunda keberangkatan.

Jama’ah calon haji asal Karawang itu sendiri dibagi ke dalam enam kelompok terbang (kloter). Di antaranya kloter 07, 23, 28, 75, 80 dan kloter 87.

Melihat tranparansi pelayanan yang dilakukan kemenag karawang, ASPIKA (Aliansi Pergerakan Islam Karawang) yang memang selama ini dikenal focus mengurusi masalah keumatan di karawang mengapresiasi langkah kemenag.

“Apa yang dilakukan kemenang tentunya perlu diapresiasi. Kita wajib dorong agar kedepan dapat meningkatkan lagi sistim pelayanan yang ada meski pun sekarang dirasa juga sudah baik. Peningkatan pelayanan perlu dilakukan dengan tujuan agar para jama’ah haji nantinya dapat beribadah khusuk dalam menjalankan rukun islam ke 5 tersebut, dan harapanya menjadi haji yang mabrur, terang Irwan Taufik selaku Ketua Presidium Aspika Kepada Www.Karawangmetro.Com, Rabu (10/07/2019).

Salah satu bukti adalah dari para jama’ah haji YASPIN (Yayasan Pendidikan Islam Nurul Falah) yang mengadakan syukran sebelum pemberangkatan karena pada tahun ini dapat memberangkatkan 20 jama’ah calon haji sesuai jadwal dan kuota yang dimiliki, lanjut Irwan.

Adapun terkait kursi cadangan kami nilai hal itu sudah sesuai prosedur sebagaimana yang tertuang dalam peraturan keputusan Direktur Jenderal Penyelengaraan Haji Dan Umrah Nomer 117 Tahun 2019. Dan tentunya semua sudah disepakati oleh jama’ah calon haji, pungkas Irwan.(Ns).

Baca Juga!

KKN Mahasiswa UNSIKA 2019 Gelar Sosialisasi Tentang Pertanian Dan Penegakan Hukum Lingkungan

KARAWANG, 11/07/2019 – Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengadakan kegiatan Sosialisasi mengenai Sektor Pertanian dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com